Bersepeda “ NGGOWES “ Olah Raga Sekaligus Rekreasi

0
278

Jakarta, 7 Januari 2018

Olah Raga yang saat ini digemari baik tua dan muda, salah satunya adalah olah raga sepeda. Baik bersepeda dijalan raya biasa disebut Road Bike, atau sepeda gunung MTB ( Mountain Bike ), termasuk juga cross country, bersepeda dengan keluar masuk kampung.

Bersepeda pada pagi hari, terutama saat libur sebagai sarana menghilangkan kejenuhan setelah hampir 6 hari bekerja tentunya akan menjadi hiburan tersendiri.

Rute dengan pemandangan alam akan menjadi kenikmatan tersendiri bagi para “ Nggoweser “ sebutan para pesepeda. Melihat indahnya pemandangan yang dijumpai saat bersepeda sangatlah menyenangkan. Selain untuk sarana rekreasi, bersepeda juga membuat tubuh kita aktif bergerak. Dengan aktifnya tubuh kita bergerak, menjadi syarat penting untuk menjaga kualitas kesehatan kita.

Sepeda Sangat Bermanfaat Untuk Jantung Kita

Bersepeda, menurut para ahli dikatagorikan olah raga kardio, dengan bersepeda kinerja jantung, paru-paru, dan system sirkulasi tubuh kita  akan meningkat. Dengan bersepeda secara teratur juga mampu  menurunkan tingkat kolesterol dalam darah, menguatkkan jantung, dan menurunkan tekanan darah.

Banyaknya anggota tubuh kita yang bergerak aktif membuat otot otot tubuh kita mengalami peningkatan aktivitas. Secara otomatis maka akan membantu keseimbagan dalam tubuh kita.

Menjalin Silaturahmi dan Sosialisasi

Selain olah raga untuk menjaga kesehatan, secara tidak langsung bersepedapun bisa menjadi ajang untuk silaturahmi dan bersosialisasi. Seringnya jalan bersepeda akan bertemu dengan sesama pesepeda. Saling menyapa dan berkenalan tentunya akan menambah pertemanan. Bisa membuat klub sepeda dan juga membangun jaringan bisnis.

Seperti yang cepamag.com jumpai, salah satunya adalah komunitas sepeda Belimbing, Jagakarsa, Jakarta Selatan, disebut GOJAG. Pagi ini mereka nggowes bareng,  olah raga sekaligus rekreasi ke daerah Cinere, dengan tujuan Masjid Kubah Emas.

Dengan tema “ Nggowes Religi  “. Dipimpin oleh David, Gojag  menuju kawasan Masjid Kubah Emas yang berjarak kurang lebih 26 km dari tempat tinggalnya. Bersama rekan komunitas berjumlah 12 orang,menyusuri perkampungan di Jagakarsa dan Cinere.

“ Pada prinsipnya kami bersepeda untuk olah raga dan rekreasi saja. Untuk rute setiap minggu akan berubah disesuaikan kesepakatan saja. Nah…soal jumlah peserta, ini yang tidak bisa diprediksi.” Ungkap David sambil tersenyum.

“ Peserta kadang jumlahnya bisa banyak bisa sedikit, tergantung waktu dan kesibukan masing-masing.” Imbuh rekan yang lain.

Namun hal yang paling penting saat bersepeda adalah keamanan  yang perlu dipikirkan. Dari soal kesiapan sepeda, kondisi sepeda harus  baik, dan safety ride untuk bersepeda, helm sebagai pelindung kepala, kacamata dan sarung tangan.

Jadikan bersepeda olah raga sekaligus rekreasi, aman dan nyaman, badan menjadi kuat dan sehat. ( cepamgz.int)

LEAVE A REPLY