Jakarta, 31 Oktober 2016

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso menjadi pembalap kesembilan yang berhasil memenangi balapan MotoGP musim ini, memanfaatkan kesalahan Valentino Rossi yang berlangsung di trek yang basah di Sepang pada Minggu.

Pembalap Italia berusia 30 tahun itu mengawali balapan dari posisi terdepan namun ia harus berjuang keras untuk mengukir kemenangan pada balapan yang berlangsung menegangkan, melintasi garis finis dengan catatan waktu 42 menit 27,333 detik, mengungguli Rossi (42:30,448) dan rekan setimnya di Yamaha Jorge Lorenzo (42:39.257).

Juara dunia Marc Marquez, yang telah mengoleksi gelar ketiganya di Jepang dua pekan silam, sempat terjatuh dari sepeda motor Hondanya namun mampu kembali mengikuti balapan untuk finis di peringkat ke-11.

Rekan setim Dovizioso, Andrea Iannone, kurang beruntung dan tabrakan yang membuatnya mengakhiri balapan

Iannone telah melewatkan empat balapan terakhir setelah menderita patah tulang belakang pada latihan untuk Grand Prix San Marino September namun, setelah hujan deras membuat start harus ditunda, ia sempat memimpin dari baris kedua.

Rossi begitu tangguh di atas sepeda motornya, dan kedua pembalap Italia itu bergantian memimpin sampai Iannone terjatuh dengan menyisakan 19 putaran.

Dovizioso menjadi pembalap Ducati yang menantang dan menggebrak ke depan ketika Rossi melebar pada tikungan satu, lima putaran sebelum balapan berakhir untuk kemenangan keduanya di MotoGP, tujuh tahun setelah kemenangan perdananya di Grand Prix Britania.

“Kemenangan itu milik saya namun saya melakukan keputusan buruk dan saya sangat kecewa karena saya pikir saya mengendarainya dengan cara yang sempurna,” ucapnya.

“Untuk mendapatkan hasil sekarang, tahun ini, sebelum akhir musim merupakan hal yang sangat penting.”

Pembalap LCR Honda Cal Cruthclow merupakan pembalap lain yang berada pada posisi kelima, setelah sukses memenangkan seri MotoGP di Australia pekan lalu. (reuters/int)

LEAVE A REPLY