Seharusnya Abramovic mau belajar dari Real Madrid, meskipun berisi pemain-pemain hebat sampai disebut sebagai ‘Los Galacticos’, tidak sepenuhnya mampu mendominasi liga Spanyol, masih ada Barcelona yang lebih bersinar dalam satu dekade terakhir. Juga seharus nya belajar dari Sheik Monsour yang membeli Manchester City dengan memberikan kepercayaan lebih kepada Mancini untuk meramu teamnya. Dengan sabar menunggu tanpa perlu ikut campur diruang ganti pemain.

Pemain hebat perlu, pelatih hebat juga perlu dan lebih perlu lagi adalah suasana ruang ganti, yang disini saya sebut sebagai “ORGANIZATION ENVIRONMENT” organisasi harus mampu membuat orang-orang hebat dalam team tetap nyaman dan betah tinggal bersama, sehingga mereka akan dengan “HATINYA”, semangatnya untuk berjuang mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Barcelona bisa menjadi tempat rujukan untuk belajar membangun superteam.

cf2

Membangun SUPERTEAM perlu kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh team yang ada, jangan ada kecengengan. Bahwa kekurangan dapat ditutupi jika seluruh team mau bekerja dengan maksimal. Dengan mengerjakan dengan baik job masing-masing, mau belajar atas kekurangan diri masing-masing, maka secara tidak langsung moral team akan terangkat dan itu akan membantu team secara keseluruhan.

Pelatih terhebat manapun tak dapat bekerja maksimal jika tidak diberi kepercayaan oleh seluruh lini yang ada dalam team. Pemain harus menjadi yang terbaik, siap dimainkan dan ditempatkan dimanapun agar pelatih dapat bekerja maksimal dan pada akhirnya team dapat secara konsisten meraih sukses yang berkesinambungan.

Chelsea adalah pelajaran berharga bagi kita dalam membentuk dan mengelola sebuah team.

@Bams_cepa