Masih Tentang Chelsea

Menarik memang mengikuti perkembangan klub satu ini, belum lama memanggil kembali The Special One nya, dalam waktu singkat Chelsea langsung merengkuh kampium liga Inggris 2014-2015. Namun siapa sangka, dipenghujung tahun 2015 sang Mourinho harus dipecat setelah prestasinya hampir setengah musim menduduki peringkat hampir degradasi.

Tak dapat dipungkiri bahwa sekalipun mereka juara bertahan dan diisi oleh pemain-pemain top dunia dengan racikan pelatih sekaliber Mourinho, nyatanya mereka tak bisa berbica banyak dimusim berikutnya. Bukannya lawan yang lebih bagus, namun masalah Chelsea ada diinternal mereka sendiri. Suana ruang ganti yang tak harmonis dan tak adanya keinginan dari beberapa pemainnya untuk memberikan kemenangan bagi teamnya selama dilatih oleh Morinho menjadi permasalahan yang luar biasa. Habit dari para pemain ini yang membuat Chelsea terseok-seok dimusim 2015/2016. Mereka bermalas-malas dalam bermain, atau kalau boleh saya sebut lebih sinis, di Chelsea telah terjadi SABOTASE. Sekecil apapun sabotase yang dilakukan pasti akan ada dampak luar biasa bagi keutuhan semua team.

Bagaimana dengan product & organisasi Anda ……. ????

Sebaiknya hindarkan dari Sabotase Internal dalam sebuah organisasi, secara tak kentara jika kita bermalas-malas dalam menjual produk kita atau kita tidak yakin dengan qualitas produk kita, itu sama saja dengan SABOTASE.

Sebagus apapun produk Anda, dan sesolid apapun organisasi Anda, jika ada unsur sabotase internal, maka cepat atau lambat produk dan organisasi Anda akan segera terkapar.

Pastikan seluruh team Anda bekerja untuk menuju visi yang sama, baik itu pemilik, para pemangku jabatan serta seluruh karyawan harus bersama-sama dalam koridor yang benar dalam meraih target yang dicanangkan bersama.

Jika ada ganjalan segera salurkan pada mekanisme yang ada dalam organisasi, jangan jalan sendiri atas grundel dibelakang.

@bams_cepa