Picture by : www.mirror.co.uk

jet darat Formula 1 yang merupakan kasta tertinggi balap mobil single seater dunia yang umumnya didominasi sebagai ajang olahraga seorang laki-laki. Namun kini ada secercah cahaya nan indah di salah satu paddock tim Formula 1 yang menyinari setiap seri balapan Formula 1 tahun 2016.

Ia adalah Carmen Jorda, pembalap wanita yang dipercaya untuk duduk menjadi development driver tim Formula 1 Renault tahun 2016.

Si pirang berkaki jenjang asal negeri Matador ini bertugas untuk membantu tim Formula 1 Renault dalam mengembangkan mobil balap Formula 1 yang dikemudikan oleh Kevin Magnussen dan Jolyon Palmer selama musim balap F1 2016.

Darah balap memang mengalir kental di dalam diri dara cantik kelahiran 28 Mei 1988 ini. Carmen Jorda adalah anak dari mantan pembalap Formula 1 Jose Miguel Jorda.

Atmosfer balap di kota kelahirannya Alcoi, Alicante, Spanyol juga turut menggugah hasrat membalap pada diri Carmen Jorda kecil.

Carmen Jorda sudah menjajaki balap Gokart sejak usia belia. Di usiannya yang ke-13 tahun Carmen sukses menduduki peringkat ketiga Valencian Community Championship.

Sejak saat itu Carmen Jorda aktif turun mulai dari kejuaraan karting tingkat nasional hingga balapan European Formula 3.

Carmen juga sempat mengasapi negeri paman Sam dengan mengikuti kejuaraan balap American Indy Lights Championship bersama tim Andersen Racing 1.

Setelah itu Carmen dilirik oleh tim balap Ocean Racing Technology untuk tampil selama tiga tahun berturut-turut di balap GP3.

Ketekunan dan kerja keras Carmen Jorda akhirnya menyulut keinginan para petinggi tim Formula 1 Lotus untuk mengontraknya sebagai development driver di tahun 2015 lalu. Kini tim Lotus telah diambil alih dan berubah nama menjadi tim Formula 1 Renault dan Carmen Jorda masih dipercaya untuk menjadi bagian dari tim asal Perancis tersebut.

Tak hanya piawai menjadi pilot jet darat, pembalap wanita ini kerap menjadi sorotan lantaran memiliki paras yang sangat ayu dan tubuh yang sempurna.

Tak ayal banyak produk fashion dan kecantikan yang menjadikan perempuan cantik ini sebagai bintang iklan mereka. Beberapa kali Carmen Jorda tampil dalam balutan busana perancang kelas dunia dan sering mempromosikan produk fashion berkelas seperti jam tangan Bell and Ross, juga produk fashion Chanel, dan Adidas.

Walaupun dikontrak sebagai development driver, hingga kini Carmen Jorda memang belum pernah mendapat kesempatan untuk tampil pada balap Grand Prix Formula 1 sekalipun.

Sejak pertama kali digelar tahun 1950 hingga kini memang belum pernah ada pembalap wanita yang berhasil start di gelaran resmi Formula 1.

Pernah ada pembalap wanita di tahun 1992 bernama Giovanna Amati yang tampil bersama tim Brabham di Formula 1. Tetapi partisipasinya sebanyak tiga kali di musim itu sebatas hanya sampai di sesi kualifikasi. Ia tak pernah mampu lolos kualifikasi lantaran catatan waktunya tertinggal sangat jauh dibanding pembalap lainnya.

Tahun 2012 pecinta Formula 1 juga sempat dikejutkan dengan tampilnya pembalap wanita Sussie Wolff di sesi latihan resmi GP Inggris dan GP Jerman bersama tim Williams. Penampilan Wolff terbilang cukup sukses lantaran catatan waktunya bahkan menggungguli beberapa pembalap lainnya yang tidak lain adalah para pria.

Jalan Carmen Jorda untuk mengisi kursi pembalap utama tim Formula 1 memang cukup berat. Namun gadis cantik ini selalu optimis kesempatan menjinakkan mobil Formula 1 itu akan datang.

Saat ini selain sibuk menjadi development driver tim Formula 1 Renault, Carmen juga terus melatih kemampuan balapnya dengan rutin berpartisipasi di ajang balap GP Extreme dengan mobil balap Renault RS1, selain tentunya rajin menghiasi layar televisi dan halaman majalah-majalah fashion dunia. ( mada )

Sumber : ascomaxx.com